PENDIDIKAN UNTUK MEMPERKUAT MORAL MELALUI LITERASI KEUANGAN DIGITAL ISLAM DALAM MENGHADAPI PRASYARAT DAN KONTEN NEGATIF TERHADAP GENERASI Z

Authors

  • Muhammad Fatih Asykarillah Nasution Politeknik Negeri Medan Author
  • Andini Aura Fachrani Politeknik Negeri Medan Author
  • Dhelylah El Fithria Damanik Politeknik Negeri Medan Author

Keywords:

Islamic Financial Literacy, Fintech, Riba, Online Loans, Online Gambling

Abstract

Tujuan jangka panjang dari kegiatan Pengabdian Masyarakat Mandiri (PMKM) ini adalah untuk membentuk Generasi Z di SMA Negeri 2 Tanjung Morawa yang memiliki akhlak, berpikir kritis, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital untuk perencanaan keuangan masa depan. Target spesifik yang telah tercapai adalah peningkatan signifikan pemahaman siswa tentang literasi keuangan digital berbasis syariah, kemampuan mengidentifikasi risiko riba dan Fintech ilegal, serta kesadaran akan bahaya konten berbahaya seperti pinjol online dan judol online. Data yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dengan Wakil Kepala Bidang Fasilitas dan Infrastruktur SMA Negeri 2 Tanjung Morawa, dan data kuantitatif berupa hasil evaluasi Pre-Test dan Post-Test dari 27 siswa kelas XII-7 yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Metode pengabdian yang dilakukan meliputi analisis deskriptif, yang dimulai dengan survei dan wawancara untuk mencatat masalah, diikuti dengan sosialisasi dan pelatihan pendidikan tentang literasi keuangan digital Islami. Solusi dan strategi yang diusulkan untuk mengatasi rendahnya literasi keuangan Islam dan risiko penyalahgunaan Fintech ilegal meliputi penyediaan pendidikan komprehensif tentang manajemen keuangan Islam, pemberlakuan larangan riba dalam transaksi digital, promosi etika media, dan peningkatan kesadaran melalui studi kasus interaktif. Secara keseluruhan, sebelum pemberian pendidikan terkait moral, literasi keuangan digital Islam, FINTECH, riba, perjudian online, dan pinjaman online, tingkat pemahaman siswa terendah yang diperoleh adalah 30 dari skala tertinggi 100 dan siswa yang memiliki pemahaman sangat baik sebanyak enam orang dengan persentase 22% dari total 27 siswa. Lebih lanjut, setelah diberikan, tingkat pemahaman siswa meningkat secara signifikan, dengan tingkat pemahaman terendah adalah 70 dari kemungkinan 100. Jumlah siswa dengan pemahaman sangat baik meningkat menjadi 15 orang, mewakili 56% dari total 27 siswa. Secara keseluruhan, rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 81% menjadi 91%. Dalam definisi literasi keuangan digital Islami, pemahaman dasar meningkat dari 85% menjadi 100%, begitu pula pengetahuan tentang pilar-pilar utama literasi keuangan digital Islami, dari 97% menjadi tingkat yang konsisten. Pemahaman tentang FINTECH meningkat dari 85% menjadi 100%, sementara peningkatan yang cukup besar diamati pada karakteristik utama FINTECH ilegal, dari 56% menjadi 85%.

Downloads

Published

2026-02-06